Kecerdasan Buatan Alat Bantu Atau Ancaman Bagi Profesi Jurnalistik di Kota Medan

Nasution, Khairul Ansor and Nurbani, Nurbani and Munthe, Rahmad Nur (2025) Kecerdasan Buatan Alat Bantu Atau Ancaman Bagi Profesi Jurnalistik di Kota Medan. Kecerdasan Buatan Alat Bantu Atau Ancaman Bagi Profesi Jurnalistik di Kota Medan, 9 (10). ISSN 2988-1986

[thumbnail of Khairul+Ansor+Nasution (1).pdf] Text
Khairul+Ansor+Nasution (1).pdf

Download (400kB)
[thumbnail of 2586] Text
2586

Download (4kB)

Abstract

Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia jurnalistik telah memicu transformasi signifikan dalam proses produksi, distribusi, dan konsumsi informasi. Studi ini mengeksplorasi dinamika penerapan AI di industri media lokal, khususnya di Kota Medan, yang menjadi salah satu pusat jurnalistik di Sumatera. AI kini digunakan dalam berbagai tahap kerja jurnalistik, seperti pencarian informasi, verifikasi data, analisis big data, hingga penyusunan draf berita otomatis. Meskipun membawa manfaat efisiensi dan kecepatan, penggunaan AI juga menimbulkan kekhawatiran etis dan profesional, termasuk potensi tergesernya peran jurnalis manusia dan munculnya bias algoritma. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat eksploratifdengantujuanuntuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai adaptasi jurnalis terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam praktik kerja jurnalistik di tingkat lokal, dengan sumber data primer dan sekunder, dan menggunakan pengumpulan data dengan wawancara, pengisian quisioner pada 5 informandan dokumentasi. Hasil penelitianini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam praktik jurnalistik di Kota Medan masih terbatas pada aspek teknis seperti editing, penyusunan ringkasan, dan eksplorasi ide, serta belum merata di kalangan jurnalis. AI dipandang sebagai alat bantu yang meningkatkan efisiensi, namun belum mampu menggantikan peran jurnalis dalam verifikasi, peliputan lapangan, dan penyampaian narasi yang humanis. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan AI dalam memahami konteks lokal, gaya bahasa jurnalistik, serta potensi penurunan kreativitas dan literasi. Meski tidak dianggap sebagai ancaman langsung, penggunaan AI tetap perlu diawasi agar tidak disalahgunakan dan tetap sejalan dengan etika jurnalistik.

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 20 Nov 2025 20:59
Last Modified: 20 Nov 2025 20:59
URI: http://eprints.cibinstitute.com/id/eprint/191

Actions (login required)

View Item
View Item